Bahasa Pemrograman Berbasis Android dengan Kotlin

Kotlin adalah sebuah bahasa pemrograman yang diluncurkan oleh JetBrains, bahasa pemrograman ini mulai populer dikalangan developer untuk pengembangan aplikasi berbasis Android.

Sejak diluncurkan pada pagelaran Google I/O pada bulan Mei 2017, Kotlin menjadi bahasa kelas utama (first class language) dalam pembuatan aplikasi Android.

 

Pengertian Kotlin

kotlin cover

Kotlin adalah sebuah bahasa pemrograman yang kini dikenal sebagai alat untuk mengembangkan aplikasi smartphone terutama yang berbasis Android.

Kotlin adalah bahasa pemrograman modern, disajikan secara statis yang berjalan pada platform Java Virtual Machine (JVM). Kotlin menggunakan compiler LLVM yang artinya, dapat dikompilasi ke dalam kode JavaScript. Bahasa pemrograman yang satu ini banyak diminati oleh para developer.

Selain JAVA, bahasa pemrograman ini juga didukung oleh Google dan bisa digunakan dengan Android Studio.

 

Sejarah Kotlin

Kotlin merupakan sebuah pulau yang berada di tempat yang sama dengan markas Jetbrains. Lokasinya di Saint Petersburg, Russia. Kotlin dirilis pertama kali dengan versi 1.0 pada 2016 dan saat ini sudah mencapai versi 1.30.70.

Sebelumnya JetBrains menuliskan berbagai IDE yang berbasis IntelliJ dengan Java. Namun mereka membutuhkan waktu yang relatif lama untuk mengkompilasinya.

Itulah mengapa mereka menciptakan sebuah bahasa pemrograman yang lebih ekspresif bernama Kotlin. Yang mampu mendukung produktivitas mereka dalam berbagai pengembangan.

Selain itu bahasa pemrograman ini juga sudah diangkat menjadi bahasa utama untuk pengembangan aplikasi berbasis Android pada tahun 2017.

Kotlin mulai banyak dipakai di perusahaan besar, seperti Gojek, Slack, Trello dan Pinterest. Selain Kotlin itu modern, Kotlin merupakan bahasa yang powerfull tentu cocok bagi developer dalam membuat aplikasi Android. Karena Kotlin adalah bahasa nomor satu untuk pengembangan aplikasi Android.

Baca Juga  Layout Aplikasi Android

 

Fitur Kotlin

Kotlin merupakan Bahasa Pemrograman yang bisa dikatakan mudah karena dilengkapai dengan fitur yang menarik, seperti :

  1. Concise : Kode atau bahasa penulisan yang digunakan Kotlin lebih sederhana dibandingkan dengan Java.
  2. Versatile : Kotlin adalah bahasa pemrograman turunan dari Java, maka bisa digunakan untuk mengembangkan aplikasi baik mobile maupun website.
  3. Safe : Setiap kode yang diproses terjamin keamanannya dan bebas eror. Seperti bebas dari NPE.
  4. Interoperable : Kotlin memang berbeda dari bahasa pemrograman lainnya yang merupakan turunan dari Java.

 

Kelebihan dan kekurangan Kotlin

Kelebihan :

  • Bersifat open source : Kita bisa bebas menggunakan open sources Kotlin dengan gratis, bahkan bisa melihat proses pengembangan, modifikasi atau ikut berkontribusi dalam pengembangannya.
  • Bahasa lebih ringkas : Semakin teknologi berkembang maka semakin mudah pula cara menjalankannya. Kotlin pun relatif lebih mudah dan ringkas dibandingkan dengan bahasa pemrograman Java. Kita bisa menuliskan coding yang lebih simpel diandingkan Java.

Kode JAVA VS Kode KOtlin

  • Bisa dikompilasi dengan Java : Kelebihan lainnya adalah bahasa ini bisa dengan mudah digunakan bersama Java, bahkan kita bisa melanjutkan proyek yang awalnya dibangun dengan Java.
  • Terintegrasi bersama Android Studio : Kotlin dikembangkan oleh JetBrains yang mana merupakan perusahaan yang mengembangkan IntelliJ yang dikenal sebagai basis Android Studio, hal inilah alasan mengapa bahasa pemrograman ini bisa terintegrasi sempurna dengan Android Studio.
  • Mudah dipahami : Jika kita masih merasa bingung menggunakan Java, inilah saatnya untuk belajar Kotlin, karena menjadi bahasa pemrograman yang mudah untuk dipahami.
  • Fiturnya beragam : Sedikit berbeda dengan bahasa pemrogramana lain, Kotlin sudah dilengkapi dengan fitur yang beragam, seperti string templates, overloading, lambda expressions dan masih banyak lagi.
  • Update lebih cepat : Bahasa ini memiliki fitur lengkap yang sudah modern yang siap untuk digunakan. Berbeda dengan Java yang mana kita harus melakukan pengaturan sendiri sehingga proyek yang dikerjakan bisa menggunakan Java 8.
  • Bisa digunakan ke berbagai platfrom : Bahasa ini memang paling populer dikalangan Android Developer namun ternyata bisa digunakan diluar platform ini, bahkan Kotlin bisa digunakan pada sistem iOS dengan menggunakan Kotlin Native serta bisa untuk menulis JavaScript, kita juga bisa menggunakan bahasa ini untuk membuat aplikasi web serta server.
  • Sistem pengamanan otomatis : Jika kita sudah pernah membuat aplikasi android dengan Java, maka sudah tidak asing dengan NullPointerException atau NPE, yang sering menyebabkan aplikasi crash. Berbeda dengan Kotlin yang sudah memiliki pengamanan otomatis sebagai fitur defaultnya. Ketika kita membuat aplikasi dengan Kotlin, maka compiler akan memeriksa apakah ada kemungkinan eror, maka kita bisa tahu bagian mana yang bermasalah. Jika bagian tersebut belum diatasi, maka aplikasi yang dibangun pun belum bisa dijalankan.
Baca Juga  ALGORITMA

Kekurangan:

Selain memiliki kelebihan, tentunya sebuah teknologi juga memiliki kekurangan, sebagai berikut:

  • Kecepatan kompilasi bervariasi : Pada beberapa kasus, bahasa pemrograman ini bisa berjalan dengan cepat dari Java, namun terkadang kecepatannya juga bisa menurun.
  • Komunitas masih sedikit : Bahasa pemrograman ini memang mulai populer dikalangan developer, namun belum banyak komunitas Kotlin yang muncul.

Contoh Kode Kotlin

Agar Anda lebih jelas untuk memahami bahasa pemrograman Kotlin, berikut beberapa kode simpel Kotlin :

Hello World

https://qwords.com/blog/wp-content/uploads/2021/01/Hello-World.png

String

https://qwords.com/blog/wp-content/uploads/2021/01/String.png

Loop

https://qwords.com/blog/wp-content/uploads/2021/01/Loop.png

 

Persiapan Belajar Kotlin

Sebelum kita belajar bahasa pemrograman Kotlin, silahkan persiapkan hal-hal di bawah ini:

  1. Java SDK untuk menjalakankan bahasa Kotlin
  2. IDE atau Teks Editor untuk menulis kode program Kotlin

Referensi :

  • https://qwords.com/blog/kotlin-adalah/
  • https://www.dicoding.com/blog/apa-itu-kotlin-kenapa-kita-harus-mempelajari-kotlin/

Add Comment

error: Ga bisa dicopy