Cara Install PrestaShop 1.7 di Localhost dengan XAMPP

Prestashop merupakan aplikasi ecommerce yang pertama kali diresmikan pada 2007 di bawah lisensi Open Software. Keberadaannya sangat populer hingga tercatat telah digunakan oleh sekitar 250 ribu toko di seluruh dunia. Sementara itu, ia juga berperan sebagai wadah bagi komunitas open source ecommerce terbesar dengan peserta lebih dari 700 ribu anggota.

PrestaShop merupakan aplikasi yang dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan Smarty template engine. PrestaShop sangat digandrungi sebab gratis, tapi memiliki fitur-fitur yang kaya, khususnya untuk kebutuhan berdagang online. Selain itu PrestaShop juga tersedia dalam 63 bahasa, termasuk tersedia dalam Bahasa Indonesia juga.

 

Kelebihan PrestaShop

Kelebihan PrestaShop terpaparkan dari sejumlah fitur yang tersaji, dimana fitur yang tersedia memungkinkan para pegiat bisnis online untuk melakukan promosi penjualan secara maksimal, bahkan mendukung pengelolaan internalnya. Jika ditotalkan, fitur-fitur yang tersedia di PrestaShop bisa mencapai sekitar 250 Fitur. Adapun fitur-fitur yang disediakan software PrestaShop di antaranya:

  1. Templatable, maksudnya PrestaShop sangat mudah diinstal dan diatur tampilannya, mudah untuk mengedit source code-nya.
  2. Store Builder, artinya bisa membangun toko online dengan cara membuat katalog produk tanpa batasan.
  3. Shopping cart merupakan fitur yang sangat bermanfaat, sebab memudahkan pelanggan untuk memesan dan melakukan pembelian di toko online.
  4. PrestaShop tersedia dalam layanan mobile, sehingga ketika  menggunakan software PrestaShop untuk membuat toko online, toko online kita akan mudah diakses oleh berbagai platform web browser.
  5. Tersedia layanan e-Marketing, di mana kita bisa bebas berpromosi dan memanjakan pelanggan dengan ragam kemudahan dan kelengkapan informasi.
  6. PrestaShop mendukung sistem berbasis modules. Artinya, kita secara dinamis dapat menambahkan fitur-fitur baru di toko online sesuai kebutuhan.
  7. EO Optimised merupakan satu lagi fitur PrestaShop yang mendukung SEF URL, meta keywords, meta data, dan perangkat lainnya. Ini memungkinkan performa toko online kamu bagus dan diberi peringkat oleh mesin pencari.
  8. Fitur “Sales Reports” akan sangat membantu dalam mengelola toko untuk menganalisis laporan penjualan dengan statistik yang gemilang, laporan bisa kita cek setiap saat.
  9. Terdapat fitur cart, featured products, tag produk dan ragam pendukung informasi produk lainnya.
  10. Menyediakan ragam jenis pembayaran yang memudahkan konsumen dalam bertransaksi. Jenis pembayaran yang dimaksud bisa berupa transfer bank, paypal maupun kartu kredit.

Selain unggul dari segi fitur, PrestaShop telah membuktikan prestasi dan eksistensinya dengan mendapat penghargaan dunia maya sebagai software Solusi Open Source Terbaik E-Commerce pada 2010 dan 2011.

Baca Juga  Penggunaan Template Admin LTE pada Laravel 8

Kelemahan PrestaShop

Selain kelebihannya, PrestaShop rupanya juga memiliki sejumlah kelemahan, diantara kelemahan tersebut yakni belum tersedianya media untuk interaksi antara user, sehingga pengguna hanya bisa memberikan komentar.

Selain itu, perawatan dan pengelolaan backend masih terbilang sangat lambat, selain itu kekurangan software PrestaShop yakni dari segi template yang terbatas untuk yang versi gratisan.

 

Cara install PrestaShop 1.7 di XAMPP

PrestaShop merupakan aplikasi web gratis untuk membuat toko online. PrestaShop 1.7 merupakan versi terbaru dari PrestaShop.
Untuk menginstall Prestashop 1.7 kita siapkan bahan berikut ini :

Langkah-langkah install :

1.  Aktifkan Webserver dan Database Server

Buka control panel XAMPP dan aktifkan (start) Apache dan Mysql/MariaDB

2. Ektrak dan Simpan di folder project

Langkah selanjutnya ekstrak file Prestashop yang telah didownload sebelumnya, nama file yang didownload pada saat tutorial ini ditulis bernama prestashop_1.7.7.7.zip. Lalu pindahkan (cut & paste) file pada folder tersebut ke folder project yang akan kita gunakan di dalam folder htdocs, pada tutorial ini nama foldernya tokoku yang berada pada direktori “C:\xampp\htdocs\tokoku”.

Isi dari folder project seperti di atas, pada saat instalasi selesai isi dari folder tersebut akan berubah dan bertambah banyak.

3. Membuat database

Selanjutnya buka phpMyAdmin pada alamat http://localhost/phpmyadmin pada browser yang kita gunakan (misal mozila Firefox atau Google Chrome) untuk membuat database. Masukkan nama database sesuai keinginan kita, misalnya DataTokoku, lalu klik tombol “create” atau “buat”.

4. Memulai Install Prestashop

Selanjutnya buka tab baru pada browser dan isi dengan alamat http://localhost/namafolderproject, pada contoh ini nama foldernya tokoku sehingga linknya menjadi http://localhost/tokoku lalu klik Enter, tunggu instalasi sampai selesai 100%.

5. Pilih bahasa, contoh : Indonesia, lalu klik Berikutnya

6. Ceklis “I Agree to the above terms and conditions” / “Saya setuju dengan syarat dan ketentuan di atas”, lalu klik Berikutnya

7. Mengaktifkan Ekstensi Intl

Pada tahap ini terjadi error, hal ini karena ekstensi Intl tidak aktif. Maka tahapan untuk memperbaiki error tersebut seperti berikut :

    • Buka XAMPP Control Panel
    • Stop Apache server
    • Selanjutnya tekan tombol Config, selanjutnya klik PHP (php.ini)
    • php.ini akan terbuka dengan Notepad atau text editor defaultnya, tekan Ctrl+F pada keyboard dan cari (search) ;extension=intl dan hapus tanda titik koma (;) dan tambahkan skrip extension=php_intl
    • Selanjutnya simpan dan tutup file tersebut, selanjutnya klik Start kembali Apache server
    • Selanjutnya pada browser instalasi klik Refresh Information, jika berhasil akan tampil seperti berikut dan selanjutnya klik Berikutnya
Baca Juga  HTML dan Tag-tag Dasar

8. Informasi detail toko

  • Pada tahap ini isi nama toko, nama toko bebas tergantung selera kita
  • Kegiatan pilih jenis jualannya tentang apa, pada contoh ini dipilih Pakaian dan aksesoris
  • Install produk demo, boleh pilih Ya atau Tidak, apabila pilih Ya maka akan ada contoh-contoh demo produk sebagai etalase kita, pada contoh ini dipilih Ya, kalau pilih Ya nanti kita bisa hapus kembali produk demo tersebut
  • Negara, pada contoh ini dipilih Indonesia
  • Zona waktu pilih Etc/GMT+7 sesuai dengan zona waktu Indonesia
  • Nama depan, nama belakang dan email diisi sesuai kebutuhan, untuk email isi dengan email yang aktif
  • Password isi dengan minimal 8 karakter
  • Selanjutnya klik Berikutnya

9. Konfigurasi database

Pada tahap ini kita akan mengkonfigurasi database dengan detail seperti berikut :

    • Alamat server database isi dengan 127.0.0.1, atau bisa juga dengan localhost
    • Nama database isi dengan nama database yang sudah dibuat di phpMyAdmin seperti pada tahap nomor 3, pada contoh ini bernama datatokoku
    • User database isi dengan root
    • Untuk mengetes klik Tes koneksi ke database sekarang! , apabila muncul Berhasil terhubung ke database, selanjutnya klik Berikutnya

10. Membuat tabel database

Pada tahap ini instalasi akan otomatis membuat table-table pada database yang kita buat tadi, tunggu hingga selesai

11. Hapus folder instalasi

Pada tahap inikita hapus folder instalasi yang bernama install pada folder project kita yang ada di dalam htdocs, pada contoh ini nama folder project nya tokoku

12. Lihat tampilan depan aplikasi

Untuk melihat tampilan depan dari prestashop yang sudah diinstall kta klik Front Office atau dengan mengetikan alamat localhost/namafolderproject, contoh localhost/tokoku, atau klik Kunjungi Website Anda

13. Login admin
Untuk login admin klik Kelola toko Anda (Back Office) atau ketikan alamat localhost/namafolderinstalasi/adminXXXXXXXXX.
XXXXXXXXX merupakan 9 kode unik yang digenerate oleh sistem pada saat instalasi, untuk mengetahui kode uniknya bisa dilihat di folder project prestashop, di situ terdapat folder adminXXXXXXXXX.
Pada contoh ini nama foldernya yaitu admin3551vgwsj, maka link untuk login ke halaman adminnya localhost/tokoku/admin3551vgwsj, masukan email dan password yang sudah disetting pada saat instalasi selanjutnya klik login.

Tema-Tema PrestaShop

PrestaShop sangat digandrungi para pegiat bisnis online, sebab ia menyajikan ragam tema yang menarik, serta mendukung pebisnis dalam jaringan itu dalam menjual serta mempromosikan produknya. Tema-tema yang tersedia di software PrestaShop sangat beragam sehingga kita bisa menyelesaikannya dengan jenis usaha yang akan dijalankan.

Baca Juga  Layout dan CSS

PrestaShop dalam situsnya memudahkan kita untuk mengakses tema, baik yang versi gratisan maupun yang berbayar, kita juga bisa melakukan penggantian tema kapan saja, sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan.

Berikut ini kami akan menyajikan cara mengganti tema PrestaShop versi 1.7 :

  1. Masuk atau login ke prestaShop sebagai admin, dengan username dan password sesuai dengan pada ssat instalasi.
  2. Setelah login, langkah selanjutnya yakni memilih menu “Preferences”, lalu di dalamnya akan keluar menu “Themes”.
  3. Pada menu “Themes” akan tersaji ragam tema yang bisa kita pilih, menyesuaikan dengan kepentingan dan kebutuhan. Pilih “Add New Themes” untuk menambahkan tema baru.
  4. Klik “Add File”, untuk selanjutnya akan diperlihatkan tampilan untuk mengupload file template yang sudah kita download sebelumnya.
  5. Setelah file template bertransformasi dalam bentuk .zip dan sudah terupload, maka klik “Save” untuk menyimpan perubahan. Tunggulah beberapa saat hingga instalasi perubahan temanya selesai.
  6. Jika penggantian tema telah selesai, nantinya sistem akan memberi tanda atau pesan “successful upload”. Sebaliknya, jika proses tersebut gagal,  akan diberi tahu dengan pesan “bad configuration file”.

Catatan:
Jika terjadi kegagalan dalam proses penggantian tema,  segeralah melakukan pengecekan file yang terdapat di dalam zip. Caranya yakni meng-unzip file tersebut, cek dan pastikan bahwa di dalam file zip tersebut memuat file modules, config.xml, dan juga themes. Pastikan pula bahwa instalasi template sesuai dengan versi prestashop yang digunakan pada saat ini.

Anda ingin menginstall PrestaShop di localhost? Hal ini memang dapat menjadi alternatif sebagai pembelajaran sebelum Anda benar-benar membuat sebuah situs jual beli yang sesungguhnya pada sebuah server dengan domain. PrestaShop adalah sebuah CMS (Content Management System) e-commerce yang bersifat open source (terbuka) yang ditulis menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. PrestaShop juga telah mendukung pembayaran gateway. PrestaShop memiliki komunitas terbesar di dunia yang didedikasikan untuk mempelajari seputar e-commerce.

Add Comment

error: Ga bisa dicopy