Site icon agussuratna.net

Modul HTML #2 : Konsep Dasar HTML

Hypertext Markup Language (HTML) merupakan konsep dasar yang harus dipahami oleh seseorang yang belajar pemrograman web.

2.1 Pengertian HTML

HTML (Hyper Text Markup Language) adalah sebuah bahasa formatting yang digunakan untuk membuat sebuah halaman website. Di dalam dunia pemrograman berbasis website (Web Programming), HTML menjadi pondasi dasar pada halaman website. sebuah file HTML disimpan dengan ekstensi .html (dot html) dan dapat dieksekusi atau diakses menggunakan web browser (Google Chrome, Mozilla Firefox, Opera, Safari dan lain-lain).

Seperti yang sudah dijelaskan, HTML adalah dasar dari sebuah website, untuk membuat sebuah website tidak cukup hanya menggunakan HTML, kita memerlukan bantuan CSS, JavaScript dan PHP untuk membuat sebuah website yang dinamis. Jika halaman website dibuat hanya menggunakan HTML saja maka halaman website tersebut disebut halaman statis karena tidak memiliki aksi atau fungsi-fungsi yang dapat mengelola website. Hal ini akan menyebabkan developer akan sangat disibukkan dengan harus mengubah lagi file HTML setiap ingin mengupdate artikel.

HTML memiliki beberapa element yang tersusun dari tag-tag yang memiliki fungsi nya masing-masing, seperti tag heading, paragraf, form, tombol, list,  hyperlink atau link yang menghubungkan antar halaman website dan banyak lagi lainnya.

HTML adalah singkatan dari Hypertext Markup Language yaitu sebuah bahasa markup yang memberi nilai tambah/kemampuan lebih dari sebuah teks untuk ditampilkan pada halaman browser, dengan kata lain HTML merupakan sebuah standar yang digunakan untuk menampilkan dokumen web. Misalnya sebuah teks ”Ini Web Ku” kemudian dengan HTML diberi tanda <b>Ini Web Ku</b>, maka dengan pemberian tanda <b> menyebabkan teks Ini Web Ku tercetak tebal di halaman browser, begitu juga dengan pemberian tanda-tanda (tag) lainnya, sehingga dengan tanda-tanda yang dimiliki oleh HTML membuat teks dapat tampil sesuai keinginan.

HTML bukanlah bahasa pemrograman murni, disebut bahasa Markup atau semi bahasa pemrograman web. Dikatakan bukan bahasa pemrograman murni karena dalam HTML tidak terdapat konsep-konsep utama yang harus dimiliki oleh sebuah bahasa pemrograman, seperti :

Walaupun HTML bukanlah bahasa pemrograman, namun HTML adalah tulang punggung dari sebuah situs web, karena walau bagaimanapun canggihnya sebuah halaman web tetap menggunakan script HTML, script bahasa pemrograman web hanyalah menyisipkan kode-kodenya kedalam script HTML itu sendiri. Oleh karena itu, penguasaan tentang HTML wajib dimiliki jika kita akan mempelajari bahasa pemrograman web. Beberapa contoh bahasa pemrograman web adalah PHP, JSP, ASP, Perl dan lainnya.

 

2.2 Sejarah HTML

Seperti telah dibahas pada modul 1, bahwa penemu konsep HTML ini adalah Sir Timothy Berners Lee, diawali dengan penemuan konsep WWW dan kemudian baru diciptakan HTML. Berikut ini sejarah perkembangan HTML :

Tahun Versi Keterangan
1989 Titik awal penemuan HTML
1992 HTML 1.0 Proposal pertamaTim Berners-Lee
1993 HTML+ Perbaikan tampilan HTML 1.0
1994 HTML 2.0 Jadi standar bahasa web
1995 HTML 3.0 Rilis resmi HTML versi 3.0
Jan 1997 HTML 3.2 Fitur baru, seperti fonts, tables, applets, superscripts, subscripts dan lainnya. (direkomendasikan oleh W3C)
Des 1997 HTML 4.0 Rilis, fitur yang menonjol pada versi ini adalah dukungan terhadap bahasa CSS.
Apr 1998 HTML 4.0 Direkomendasi menggantikan versi sebelumnya
Des 1999 HTML 4.1 Perbaikan kelemahan dari versi 4.0
Jan 2008 HTML 5.0 Masih dalam bentuk Draft. Beberapa fungsi baru yang ditambahkan pada versi ini adalah embedding audio, video, graphics, client-side data storage, dan interactive dokumens
Agt 2009 HTML 5.0 Draft terakhir, masih belum direkomendasikan
2012 HTML 5.0 Kandidat untuk direkomendasikan
Akhir 2014 HTML 5.0 Rencana untuk direkomendasikan

Beberapa contoh bahasa pemrograman web adalah PHP, JSP, ASP, Perl dan lainnya.

 

2.3 Konsep Dasar HTML

Sebelum membahas HTML lebih jauh, perlu diketahui beberapa istilah terkait dengan HTML :

  1. Tag adalah spesial teks markup yang dibatasi oleh tanda < dan >. Terdapat dua model tag, yaitu start tag/tag pembuka dengan simbol < tagname > dan end tag/tag penutup dengan simbol </tagname>. Contoh <p> dibaca tag P atau tag dengan nama P. <p> disebut sebagai tag pembuka dan pasangannya </p> disebut sebagai tag
  2. Elements, adalah bagian-bagian dari sebuah halaman HTML, diawali oleh start tag dan diakhiri oleh end tag. Sebuah elements terdiri atas tiga bagian, yaitu Start tag/Tag Pembuka, Konten dan End tag/Tag Penutup Perhatikan contoh berikut :
    <b> teks ini akan tercetak tebal </b>

Keterangan :

Element HTML Keterangan
<b> Tag pembuka
teks ini akan tercetak tebal Konten
</b> Tag penutup

Lebih jelasnya perhatikan contoh berikut :

Start tag Konten End tag
<p> Ini paragraf </p>
<h1> Ini kalimat dengan tag H1 </h1>
<img src=me.jpg />
<br />

Terlihat dari tabel diatas, bahwa :

  1. Element HTML Bercabang, yaitu sebuah element HTML dalam element HTML lainnya. Perhatikan contoh berikut :
    <p>Ini kalimat <b>pertama saya </b>pada materi HTML </p>

    Penjelasan :

Pada contoh diatas terdapat 2 Element HTML, yaitu :

Start tag Konten End tag
<b> pertama saya </b>

 

Start tag Konten End tag
<p> Ini kalimat <b>pertama saya </b> pada materi HTML </p>

Tidak ada batasan element HTML bercabang ini, yang perlu diperhatikan adalah urutan pemberian end tag-nya.

Contoh end tag yang salah :

<b><i><u>teks ini akan tercetak tebal, miring dan bergaris bawah</b></i></u>

Penulisan end tag yang benar adalah :

<b><i><u>teks ini akan tercetak tebal, miring dan bergaris bawah</u></i></b>

Jadi untuk penulisan end tag adalah bila jadi start tag pertama maka end tag nya yang terakhir, start tag kedua maka end tag nya yang kedua terakhir.

<b>
    <i>
        <u>
            Konten
        </u>
    </i>
</b>
<tagname attributname=”value”>

Contoh :

<p align=”right”>konten</p>

Maka ’align’ adalah atribut dari tag <p>. Tag <p> digunakan untuk membuat sebuah paragraf, secara default setiap paragraf akan rata kiri, namun dengan penambahan atribut align=right akan membuat paragraf menjadi rata kanan.

Dapat saja sebuah element HTML mempunyai lebih dari satu attribut, misalnya tag body. Perhatikan contoh berikut :

<body bgcolor=”red” text=”yellow> konten </body>

Antara satu attribut dengan attribut berikunya dipisahkan oleh spasi.

Simbol Karakter Khusus
< &lt;
> &gt;
&quot;
Spasi &nbsp;
& &amp;

 

2.4 Format Dasar Dokumen HTML

Dokumen HTML adalah seluruh item yang terdapat pada element HTML <html> konten </html>. Karena itulah seluruh tag-tag HTML dimulai dengan <html> dan diakhiri oleh </html>. Perhatikan struktur dasar HTML berikut :

Document declaration tag
<html>
    <head>
        Document header related tags
    </head>

    <body>
        Document body related tags
    </body>
</html>

Contoh :

<!DOCTYPE html>

<html>
    <head>
        <title>Modul HTML | Modul 2</title>
    </head>

    <body>
        Ini paragraf konten tag body yang akan tampil di halaman web
    </body>
</html>

 

Tag Keterangan
<!DOCTYPE html> Tag ini berfungsi untuk mendefinisikan jenis dokumen dan versi HTML
<html> Menandakan awal dari dokumen HTML
<head> Berfungsi untuk menyatakan header dari dokumen HTML
<title> Berfungsi untuk memberikan judul dari dokumn HTML dan harus berada dalam tag <head>
<body> Berfungsi         untuk   menampilkan  seluruh konten dari web, didalamnya akan terdapat berbagai tag.

 

 

PRAKTIKUM MODUL 2

 

Dalam praktikum modul 2, Peserta Didik akan belajar penggunaan tag-tag dasar dari HTML.

  1. Tag <head>

Tag <head> digunakan untuk memberikan informasi tentang dokumen web yang sedang dibuat. Tag <head> diletakkan setelah tag <html>, dalam tag <head> terdapat tag turunan, yaitu :

Maka hasilnya akan menjadi :

 

 

 

 

  1. Komentar

Seperti script pemrograman yang lainnya, pada script HTML juga dapat disisipkan komentar agar memudahkan dalam mengelola dan memahami script pemrograman. Sebuah komentar tentu tidak akan diproses/diterjemahkan oleh browser. Cara memberikan komentar pada HTML adalah :

  1. Tag <br / >, line break

Tag ini digunakan untuk berpindah satu baris kebawah. Ini merupakan salah satu tag yang tidak mempunyai tag penutup, oleh karena itu penulisannya menjadi <br / >, sesudah dan sebelum tanda slash diberi jarak 1 spasi.

Untuk Praktikum buat satu file dengan nama modul2_br.html di dalam folder Modul_2, tuliskan script seperti di bawah ini :  Maka hasilnya akan menjadi :

  1. Tag <hr />, horizontal line

Tag ini digunakan untuk membuat garis pembatas secara mendatar (horizontal). Untuk pratikum buat satu file dengan nama modul2_hr.html di dalam folder Modul_2, ketikan script seperti di bawah ini :  Maka hasilnya akan menjadi :

  1. Tag <pre>, pre formatted

Tag ini digunakan untuk menampilkan teks apa adanya pada halaman browser sesuai dengan yang ditulis pada script HTML.

Kita dapat mengetikan apa saja dalam tag <pre>, maka akan ditampilkan apa adanya, namun tidak boleh menggunakan symbol < >, karena akan dianggap sebuah tag nantinya.

Untuk praktikum buat file baru dengan file name modul2_pre.html di dalam folder Modul_2, ketikan script seperti di bawah ini :  Maka hasilnya :

 

Daftar Pustaka :

Exit mobile version