Cara Install WordPress di Localhost dengan XAMPP

Pengertian WordPress

WordPress merupakan sistem manajemen konten atau mungkin lebih dikenal dengan CMS (Content Management System) yang gratis dan open source yang ditulis dalam bahasa pemrograman PHP dan diduetkan dengan database MySQL atau MariaDB.

Fitur-fitur yang terdapat di wordpress sudah termasuk arsitektur plugin dan sistem template, yang disebut dalam WordPress sebagai Tema. WordPress pada awalnya dibuat sebagai sistem penerbitan blog tetapi telah berkembang untuk mendukung jenis konten web lainnya termasuk forum, galeri media, situs membership, sistem manajemen pembelajaran atau learning management system (LMS) dan toko online.

WordPress digunakan oleh 41,4% dari 10 juta situs web teratas pada Mei 2021. WordPress adalah salah satu solusi sistem manajemen konten atau content management system (CMS) paling populer yang digunakan.

WordPress dirilis pada 27 Mei 2003, oleh Matt Mullenweg asal Amerika dan Mike Little asal Inggris. Software ini dirilis dibawah lisensi GPLv2. Agar berfungsi, WordPress harus diinstal pada web server, baik bagian dari layanan hosting Internet atau komputer yang menjalankan software package WordPress.org agar dapat berfungsi sebagai host jaringan dengan sendirinya. Komputer lokal juga dapat digunakan untuk pengujian pengguna tunggal dan tujuan pembelajaran.

 

Pengertian XAMPP

XAMPP adalah free and open-source cross-platform web server solution stack package yang dikembangkan oleh Apache Friends, yang terdiri dari Apache HTTP Server, database MariaDB dan interpreters untuk skrip yang ditulis dalam bahasa pemrograman PHP dan Perl.  Karena sebagian besar penerapan web server aktual menggunakan komponen yang sama dengan XAMPP, ini memungkinkan transisi dari server uji lokal ke server hosting langsung. Kemudahan penerapan XAMPP dapat diinstal dengan cepat dan mudah pada sistem operasi oleh developer, dengan keunggulan add-in applications umum seperti WordPress juga dapat diinstal dengan kemudahan serupa menggunakan Bitnami.

Cara mengintall XAMPP di Windows bisa dibaca pada artikel berikut ini http://agussuratna.net/2020/08/08/cara-install-xampp-di-windows/. Sedangkan cara install XAMPP di Ubuntu bisa dibaca pada artikel berikut ini http://agussuratna.net/2021/08/24/cara-install-xampp-di-ubuntu-20-04-lts/

Baca Juga  Tutorial Laravel 8 #3 : Membuat Controller

 

Kenapa Perlu Menginstall WordPress di Localhost ?

Jika kita familiar dengan programming dan akan mengembangkan website berbasis CMS wordpress, ada baiknya memang menginstall wordpress di localhost saat masa development, hal ini dikarenakan jika saat masih masa development, kita harus langsung mengedit script di web server. Jika hal ini terjadi diserver hosting, maka setiap perubahan dan jika terjadi error akan langsung dapat dilihat oleh user yang mengunjungi website kita.

Jadi, jika masih masa development atau sedang menambah fitur atau perbaikan bug memang lebih baik dilakukan di localhost, karena setiap perubahan script yang kita lakukan tidak akan langsung bisa dilihat oleh user atau visitor website kita.

Untuk mengikuti tutorial ini, pastikan dikomputer/laptop kita sudah terinstall :

  1. XAMPP
  2. Code Editor (Visual Studio Code)
  3. Browser (Mozila Firefox, Google Chrome dan lain-lain)
  4. Internet (Untuk download wordpress)

 

Langkah-langkah Install WordPress di Localhost

Langkah 1: Download dan Install XAMPP

Cara mengintall XAMPP di Windows bisa dibaca pada artikel berikut ini http://agussuratna.net/2020/08/08/cara-install-xampp-di-windows/. Sedangkan cara install XAMPP di Ubuntu bisa dibaca pada artikel berikut ini http://agussuratna.net/2021/08/24/cara-install-xampp-di-ubuntu-20-04-lts/.

Pada xampp control panel start apache dan mysql

Langkah 2: Download WordPress

Langkah kedua yaitu kita perlu mengunduh file wordpress yang akan kita gunakan pada tutorial ini. Silahkan download wordpress versi terbaru di website resmi wordpress.org atau bisa klik link berikut ini; wordpress.org

Langkah 3: Pindahkan wordpress ke direktori dalam htdocs XAMPP

Buat folder baru di dalam folder htdocs (C:\xampp\htdocs) misal dengan nama wpblog. Setelah proses download pada step sudah berhasil, selanjutnya kita perlu me-extract file wordpress bertype zip tersebut. Pindahkan semua file dan folder dalam folder yang sudah di ekstrak tadi direktori/folder yang baru kita buat tadi (C:\xampp\htdocs\wpblog).

Selanjutnya kita coba akses melalui browser dengan URL http://localhost/wpblog maka kita sudah berhasil masuk ke halaman wordpress, selanjutnya kita akan membuat database dan melakukan installasi.

Langkah 4: Membuat Database

Baca Juga  Cara Menambahkan Gambar di HTML

Pada langkah keempat ini kita akan membuat database yang nantinya akan digunakan untuk menampung data-data wordpress kita di localhost dan saat akan diupload ke hosting, database tersebut bisa kita export.

Silahkan buat database baru pada phpmyadmin (http://localhost/phpmyadmin) dengan nama bebas (misal : wpblog).

Langkah 5: Installasi WordPress di Localhost

Kita lanjutkan install atau setup wordpress di localhost dengan membuka wordpress project kita di browser dengan URL localhost/[nama folder wordpress], pada contoh ini menggunakan url http://localhost/wpblog, maka kita akan didirect ke http://localhost/wpblog/wp-admin/setup-config.php. Pada langkah ini, silahkan pilih bahasa yang ingin digunakan, misalkan bahasa indonesia atau english, pada contoh ini memilih English, kemudian klik lanjutkan atau continue.

Setelah klik continue, akan tampil halaman yang berisi informasi bahwa sebelum melanjutkan proses installasi, kita harus sudah menyiapkan database name, database username, database password, database host dan table prefix. Silahkan klik tombol Let’s go!

Pada langkah ini silahkan isi 5 input field yang tersedia seperti;

    1. Database name, isi dengan nama database yang telah kita buat di step 4
    2. Username, sesuaikan juga dengan settingan localhost web server kita. Biasanya kalau di localhost kita jarang sekali mengatur username. Jadi jika kita tidak mengatur username di localhost, di input field username ini, kita bisa isi dengan root
    3. Password, isikan password sesuai dengan settingan database di localhost kita. Jika kita tidak membuat password di database localhost, kita bisa kosongkan input field ini
    4. Database Host, di input field ini kita bisa isi dengan localhost
    5. Table Prefix, merupakan text awalan yang selalu ada di table-table wordpress kita. Jika table prefix bernilai wp_ seperti gambar di atas, maka nanti format nama table kita akan seperti wp_post, wp_config dan sebagainya.

Jika input fields sudah terisi semua, silahkan klik submit.

Pada saat wordpress di localhost ini di upload ke server hosting, kita perlu menyesuaikan kembali database config yang telah kita isikan ini.

Baca Juga  Cara Membuat List di HTML

Pada langkah ini kita bisa langsung saja klik tombol Run the installation.

Pada langkah ini silahkan isi data sesuai dengan project kita.

    1. Site Title, isi dengan judul situs web kita
    2. Username, digunakan untuk login ke admin panel wordpress kita
    3. Password, digunakan juga untuk login
    4. Your Email, data email ini sangat diperlukan jika kedepannya kita memerlukan reset password, backup dan lain-lain
    5. Search engine visibility, jika kita check pada checkbox ini, itu artinya akan mencegah mesin pencari atau search engine mengindeks situs web kita.

Lanjutkan dengan menekan tombol Install WordPress dan tunggu sampai proses installasi selesai.

 

Jika tampil seperti gambar di atas, itu artinya kita sudah berhasil menginstall wordpress di localhost. Lanjutkan login dengan username dan password yang telah dibuat, dengan menekan tombol Log in.

Untuk masuk ke tampilan admin kita bisa ke alamat url http://localhost/[nama folder wordpress]/wp-login (http://localhost/wpblog/wp-login), masukan username dan password yang sudah kita masukan pada saat instalasi tadi.

Sekarang jika kita coba akses wordpress project kita di browser dengan URL localhost/[nama folder] (http://localhost/wpblog) maka tampilannya akan seperti gambar di bawah ini :

Jika melihat hasil instalasi, tampilan wordpress yang sudah kita install temanya tidak menarik. Kita bisa ganti temanya dengan tema yang kita sukai, bisa dengan cara download dan install tema secara gratis maupun yang berbayar.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menginstall wordpress theme, antara lain :

  1. bisa menginstall secara manual dengan mengupload wordpress theme langsung di direktori C:\xampp\htdocs\[nama folder wordpress]\wp-content\themes (C:\xampp\htdocs\wpblog\wp-content\themes).
  2. Install dari admin panel melalui menu Appearance>Themes>Add new

Dengan wordpress, kita juga bisa bebas menambahkan plugin sesuai dengan kebutuhan website kita. Untuk menambahkan atau install plugin wordpress, bisa melalui menu Plugin > Add new, cari wordpress sesuai dengan kebutuhan atau upload plugin wordpress dengan klik tombol Upload Plugin.

Sekian tutorial kali ini, semoga artikel ini bisa membantu dan bermanfaat.

Add Comment

error: Ga bisa dicopy